Kumandang adzan berdengung.
kuhentikan sejenak tarian gorengan dalam lahapku.
Tuhan aku tak merasakan hadirmu dalam jiwaku.
Apakah diri ini pendosa ?
Tentu hanya engkau yang kuasa dari kuasamu.
Tapi tuhan, aku merasakan hadirnya dalam jiwaku.
Apakah ini kuasamu ?
Tentu hanya engkau yang tahu dari tahumu.
Hadirnya membekukan kesombongan.
Melenyapkan keangkuhan.
Hadirnya doa Ibu sepanjang tulisan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar