Kamis, 16 November 2017

Kamu

Gadis fatamorgana.

Hadir dalam jauh.

Pergi dalam dekat.

Gadis fatamorgana.

Hadir dalam terik.

Pergi dalam sejuk.

Gadis fatamorgana.

Hadir dalam jiwa.

Pergi dalam raga.

Gadis fatamorgana.

Gadis seribu abad.

Gadis penuh misteri.

#AYD

muKa

Aku pendusta.
Kamu  ?
Aku pembohong.
Kamu ?

Kamu segalanya.
Aku ?
Kamu jiwaku.
Aku ?

Kamu juara.
Aku ?
Kamu pemenang.
Aku ?

Selamat...

#AYD

Rabu, 15 November 2017

Nadiku

Aku hampa.
Aku gundah.
Aku sakit.
Nafasku diujung nadi.

Nadiku menatap.
Nadiku tersenyum.
Nadiku merasa.
Nadiku ingin dimiliki.

Jarak menyendirikan nadiku.
Waktu menyiakan nadiku.
Ruang memisahkan nadiku.
Nadiku terpenjara.

Nadiku berontak.
Nadiku lawan.
Nadiku bebas.
Nadiku ingin merdeka.

Memberontak jarak.
Melawan waktu.
Membebaskan ruang
Nadiku akan merdeka.

Semoga...

#AYD

Senin, 13 November 2017

Nyesek

Gadis didepanku.
Tatapannya memejamkan penglihatanku.
Senyumnya membisukan tawaku.
Dia gadis menyesekkan hati, huuu.

Wajahnya menghabiskan sejuta kata.
Merobohkan tembok kesetiaan.
Meretakkan tulang kerinduan.
Dia gadis menyeskkan hati, huuu.

Kata2 ini tak harusnya ku untai.
Kata2 ini tercecer menahan ingin.
Dia gadis pemakan kata.
Dia gadis menyesekkan hati, huuu.

Seandainya.
Sesungguhnya.
Sehingga.
Dia gadis menyesekkan hati, huuu.

#Alfa 5

Burung merpatiku

Ku lihat burungku tidur menahan sepi.
Ku dekatkan lembutnya jemari.
Ku usap dgn penuh hati-hati.
Ku genggam burungku dgn imajinasi.

Burungku pun berdiri.
Memberontak mengikuti arah jemari.
Burungku melawan tanpa henti.
Aku mulai mencari solusi.

Apa harus ku genggam atau ku akhiri.?
Akhirnya ku akhiri dengan penuh emosi.
Setelah burungku mengeluarkan tai.
Tepat dilengan kiri.

Oh burungku merpati.
Tidurlah dengan sejuta mimpi.

#AYD

Penghianat

Aku bisa memainkan kata demi cinta.
Tapi tak padamu.
Aku bisa memainkan rasa demi cinta.
Tapi tak padamu.
Aku bisa memainkan cerita demi cinta.
Tapi tak padamu.

Tapi.............

Tanpa kamu.
Aku bisu tak berkata.
Tanpa kamu.
Aku hampa tak merasa.
Tanpa kamu.
Aku bungkam tak bercerita.

Mungkin aku sudah gila.

#AYD

Statusmu

Kamu tidak khianat.
Kamu tidak jahat.
Kamu tidak lemah.
Aku tahu.

Kamu tidak salah.
Kamu tidak buruk.
Kamu tidak jelek.
Aku tahu.

Sesedih itukah menjadi wanita ?
Aku tak tahu.

#AYD

Penjara

Kakiku melangkah tak sampai.
Tanganku menggapai tak sampai.

Mataku memandang tak sampai.
Mulutku memanggil tak sampai.

Telingku mendengar tak sampai.
Hidungku mencium tak sampai.

Apa ini yang namanya penjara cinta ?
Mencintai tanpa dicintai.

#AYD

Aku Kedua

Ku tahu.
Ku paham.

Dan Ku memaklumi jika hati senantiasa ingin memiliki lebih.

Karena manusia tak pernah puas.
Ketika itu soal cinta dan bercinta.
Maka memilikilah sepuasnya.
Sampai lupa arti kepuasan.

Dan berada pada hinanya cinta.

Melacurkan hati.
Mengemis rasa.
Meratapi sesal.

Dan menjadi juara yang tak benar-benar menang.

#AYD

Platobat

Adanya kita digoa gelap.
Aku, Aku, dan Aku.
Tangan terikat.
Kaki terantai.

Kita menikmati bayang manusia.
Yang Terpampang jelas didinding goa.
Bertahun-tahun menikmati.
Tanpa sedikitpun menoleh kebelakang.

Sampai kita sadari itu bukanlah nyata.
Kita menoleh kebelakang.
Saling melepas ikatan dan rantai.
Mencoba keluar dari gelapnya goa.

Penuh harap dan resah.
Mencari sang pemilik bayang.
Ternyata sang pemilik bayang telah pergi.
Pergi meninggalkan ingatan.

Kini Aku, Aku, dan Aku.
Terikat serta terantai ingatan.
Bayang penuh kepalsuan.
Yang bersandar pada sinar kebohongan.

#AYD

Mawar

Mawar putih.
Hidup ditaman surgawi.
Dipetik dengan kalimat suci.

Putih keabadian.
Harum menyejukkan.
Berduri Menyakitkan.

Mawar merah.
Hidup dijalan neraka.
Dipetik dengan kalimat dusta.

Merah kematian.
Harum menjijikkan.
Berduri menggelikkan.

Mawar berakar.
Hidup dialam sadar.
Dipetik dengan kalimat benar.

Berakar kesetiaan.
Harum membebaskan.
Berduri mengikhlaskan.

#AYD