Namamu Pradipta Muwafiq Fahlevi Damongi, kamu dilahirkan penuh kasih sayang seorang ibu dan perjuangan seorang ayah.
Kelak kamu besar, jadilah yang bermanfaat bagi banyak orang.
Papa selalu dan selamanya menyayangimu.
Miss u Adiv ❤️
Namamu Pradipta Muwafiq Fahlevi Damongi, kamu dilahirkan penuh kasih sayang seorang ibu dan perjuangan seorang ayah.
Kelak kamu besar, jadilah yang bermanfaat bagi banyak orang.
Papa selalu dan selamanya menyayangimu.
Miss u Adiv ❤️
Menemani lariku disore itu.
Semua hanya karna sebuah sepeda.
Sepasang sapi menarik roda.
Jalan berlubang.
Melintasi 3 pohon palem besar.
Sekecil ingatan dalam kenangku.
Setelahnya, tak ada kata tidak.
Kasih dan semuanya terjelma.
Semua hanya karna sebuah sepeda.
kuhentikan sejenak tarian gorengan dalam lahapku.
Tuhan aku tak merasakan hadirmu dalam jiwaku.
Apakah diri ini pendosa ?
Tentu hanya engkau yang kuasa dari kuasamu.
Tapi tuhan, aku merasakan hadirnya dalam jiwaku.
Apakah ini kuasamu ?
Tentu hanya engkau yang tahu dari tahumu.
Hadirnya membekukan kesombongan.
Melenyapkan keangkuhan.
Hadirnya doa Ibu sepanjang tulisan.